MRT Surabaya, Akankah segera Terwujud?

MRT Surabaya, Akankah segera Terwujud?
           

 “Surabaya, oh Surabaya, oh Surabaya. Kota kenangan, kota kenangan, takkan terlupa.” Demikan lagu daerah kota Surabaya yang sudah diperdengarkan di seluruh penjuru kota. Kota kenangan yang kini tengah berubah menjadi kota metropolitan dengan kegiatan pembangunan yang terus berkembang. Dibalik kemegahan kota metropolitan Surabaya, kemacetan kota masih sering terjadi dimana-mana. Setiap melintasi koridor Data Satlantas Polrestabes Surabaya, jumlah panjang jalan di seluruh Surabaya hanya 2.096.690 meter atau 2.096,69 km saja. Namun jumlah ranmor mulai motor, truk, mobil angkutan dan mobil beban hingga September 2010 lalu sudah mencapai 3.895.061 unit. Jika semua kendaraan itu dijajar di jalan raya panjangnya bisa mencapai 10.923.543 m atau 10.923,5 km.
Wacana seputar pembatasan penggunaan kendaraan bermotor pribadi sebagai solusi mengatasi kemacetan di Surabaya, sepertinya masih jauh dari realisasi. Banyak dijumpai mobil-mobil pribadi yang hanya berpenumpang satu orang. Bahkan pemerintah kota Surabaya tengah menyelesaikan pembangunan jalur khusus sepeda pada beberapa titik jalan utama dengan rute disepanjang sisi jalan. Setiap hari jalur sepeda yang menghabiskan dana APBD sekitar Rp 2,3 Milyar ini dipenuhi kendaraan bermotor yang menyebabkan garis pembatas yang dicat putih dan kuning sudah mulai memudar.
Surabaya dengan intensitas kegiatan yang tinggi memerlukan tingkat pergerakan yang tinggi pula. Berdasarkan data Satlantas Polrestabes Surabaya, 2010 disebutkan bahwa komposisi jumlah moda yang beroperasi adalah 60,48% mobil pribadi dan 22,35% sepeda motor. Sedangkan ketersediaan mobil angkutan umum yang beroperasi di jalan-jalan Surabaya hanya sebesar 2,64%, sangat miris bukan? Memang, saat ini sedang diberitakan bahwasannya keberadaan angkutan umum sangat dipertanyakan dari segi kualitas, baik kebersihan, kecepatan, hingga masalah keamanannya. Namun hal ini seharusnya dapat djadikan sebagai renungan bagi setiap pihak yang berkepentingan dalam memikirkan keberadaan anak cucu kita nantinya.
Pembangunan MRT merupakan salah satu rencana pembangunan yang sedang dilakukan oleh pemerintah kota Surabaya. Moda yang didesain dalam “Suro” Trem dan “Boyo” Rail ini menunjukkan ciri khas kota Surabaya yang dilambangkan oleh ikan hiu dan buaya ini. Pembangunan MRT di Surabaya ini diharapkan mampu mengurangi kepadatan jumlah kendaraan di jalan yang juga mampu meningkatkan kapasitas transportasi publik. Selain itu, dengan terealisasinya MRT nantinya secara perlahan akan dapat merubah perilaku masyarakatnya dengan mengalihkan pola penggunaan kendaraan pribadi untuk beralih ke transportasi masal. Memang, dalam penerapan nantinya akan senantiasa diperlukan penelitian lebih lanjut terlepas dari kompleknya permasalahan yang terdapat di kota Surabaya seperti efektifitas waktu tempuh, dampak lingkungan, hingga tingkat kenyamanan penggunanya.
Pemerintah sebagai pemilik kebijakan hendaknya dapat berperan aktif serta produktif dalam melakukan kegiatan perencanaan ruang khususnya dalam hal pengembangan transportasi. Kegiatan pembiayaan yang dicanangkan harus memiliki strategi yang tepat dan berdaya saing agar dapat berinvestasi untuk kegiatan pembangunan-pembangunan selanjutnya. Terdaptnya berbagai perusahaan-perusahaan terkenal di Surabaya dapat dijadikan sebagai peluang dalam melakukan investasi dalam setiap pembangunan. Terdapatnya CSR (Corporate Social Responsibility) sebagai tanggung jawab sosial  dapat dioptimalkan untuk kegiatan pembangunan yang berwawasan lingkungan. Berbagai regulasi yang mengatur harusnya dapat dijadikan sebagai pedoman dalam pembangunan MRT di Surabaya. Laju jumlah penduduk yang terus meningkat pesat di kota Surabaya dari tahun ke tahun akan berpengaruh terhadap jumlah penggunaan lahannya yang menjadi semakin sempit dan terbatas. Sedangkan pembangunan MRT sendiri akan membutuhkan ruang terutama pada saat berada dalam tahapan pembangunannya.
Kompleknya peraturan terkait alih fungsi lahan di Indonesia sendiri menjadi salah satu faktor yang menghambat pembangunan MRT di Surabaya ini. Masyarakat sebagai pemangku kepentingan utama harus dapat berperan aktif untuk turut mendukung program pembangunan pemerintah ini. Masyarakat harus aktif menyampaikan aspirasi mengenai kebutuhan apa yang mereka butuhkan saat ini. Pemerintah menginginkan kegiatan transportasi lancar namun tidak disambut hangat oleh masyarakat dapat menjadi faktor penghambat pembangunan MRT sendiri. Hal ini diakibatkan oleh tidak sejalannya jenis kebutuhan yang dibutuhkan antara masyarakat dan pemerintah. Adanya berbagai regulasi yang mengatur terutama dalam hal pembebasan lahan menjadikan perlunya bagi pemerintah untuk beradaptasi dengan karakter masyarakatnya yang “nggak mau susah.” Lantas bagaimana agar kedua pemangku kepentingan ini dapat berjalan selaras?

MRT yang digadang-gadang bisa menyelesaikan permasalahan transportasi terutama di kota metropolitan Surabaya ini hendaknya dapat terlaksana secara selaras dengan tetap memperhatikan kepentingan dan kebutuhan masyarakatnya. Pemerintah harus adil dalam melakukan kegiatan perencanaan dengan meninjau kondisi masyarakatnya terutama pada beberapa titik yang kawasannya dijadikan sebagai jalur MRT. Koordinasi antara pemerintah dan berbagai pihak perusahaan atau pengembang harus dapat mengutamakan kepentingan umum daripada pribadi sehingga dapat meminimalkan dampak-dampak negatif yang akan ditimbulkan atas kegiatan pembangunan ini. Masyarakat sebagai orang yang melakukan aktivitas di jalan sehari-hari harus dapat mendukung dengan memulai melakukan aktivitas-aktivitas sederhana seperti menggalakan kegiatan bersepeda dalam berpindah tempat yang tidak membutuhkan jarak jauh serta mulai menggunakan kendaraan angkutan umum dalam mengantarkan mereka berpindah tempat. Hal kecil yang dilakukan secara bersama-sama oleh berbagai pihak akan dapat memberikan perubahan yang berarti kedepannya apabila dilakukan secara terintegrasi. Jika dapat disimpulkan bahwa peran dari berbagai lapisan masyarakat dalam mendukung pembangunan MRT sangat diperlukan bukan? MRT Surabaya, akankah segera terwujud?

Gusti Aditya Rahadyan (PWK ITS 2011)

Penulis : Unknown ~ Sebuah blog yang menyediakan berbagai macam informasi

Artikel MRT Surabaya, Akankah segera Terwujud? ini dipublish oleh Unknown pada hari Jumat, 06 Juni 2014. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.Terimakasih atas kunjungan Anda silahkan tinggalkan komentar.sudah ada 0 komentar: di postingan MRT Surabaya, Akankah segera Terwujud?
 

0 komentar:

Posting Komentar